Kerjasama UB dengan University of Twente Belanda

28 Apr 2008

Naskah kerjasama (MoU) Universitas Brawijaya dengan University of Twente (UT), Enschede, Belanda, ditandatangani siang ini Senin (21/4), di lantai VII gedung Rektorat. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Prof Yogi Sugito dari UB, dan Dr Anne H Flierman Presiden UT.

 

Upacara penandatanganan tersebut, dihadiri pula oleh beberapa pejabat UT seperti Dr Pieter Binsbergen (Sekretaris Eksekutif UT), dan Prof Dr Brenny van Groesen (Perwakilan UT di Indonesia), serta Dr Ardhasena Sopaheluwakan, alumnus UT asal Indonesia yang juga bertindak sebagai perwakilan UT di Indonesia. Dari pihak UB, selain para pembantu rektor juga hadir seluruh dekan.

Dalam sambutannya, Rektor Prof Yogi Sugito menyatakan kegembiraannya karena terdapat universitas bertaraf internasional yang bersedia menjalin kerjasama dengan UB, mengingat UB sendiri bukan berada di posisi yang tinggi dalam peringkat internasional. Selain itu, Rektor sekaligus memperkenalkan program-program studi di UB yang relevan untuk bekerja sama dengan program-program studi yang ada di UT, di antaranya program-program sains, teknik, dan kedokteran.

Sebagaimana tercantum dalam nota kesepahaman, kerjasama tersebut meliputi berbagai hal dalam lingkup pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Selain itu akan diselenggarakan juga pertukaran mahasiswa baik sarjana maupun pascasarjana, dosen, dan staf administrasi.

Menurut Dr Anne Flierman, visi UB menjadi entrepreneur university merupakan nilai tambah tersendiri bagi UT untuk menjalin kerjasama. Ditawarkan kepada para mahasiswa UB untuk melanjutkan studi di UT, terutama untuk program master dan doktor (PhD). Universitas dari negeri kincir angin tersebut juga memberikan kemudahan bagi mahasiswa internasional yang belajar di sana dalam program-program double degree, riset, maupun summer school, dan lain-lain.

Menjawab beberapa pertanyaan beberapa dekan mengenai beasiswa di sana, Prof Brenny van Groesen menyatakan, di UT tidak terdapat program beasiswa yang sudah establish atau pakem. Beasiswa yang disediakan memang ada, tapi masih terbatas jumlahnya bagi mahasiswa internasional. Namun tidak menutup kemungkinan untuk ditingkatkan lagi. Dia juga menyatakan, saat ini sudah terdapat mahasiswa-mahasiswa asal Indonesia yang belajar di UT, sebagian besar dari ITB. Oleh sebab itu, dengan adanya MoU ini, diharapkan akan terjadi peningkatan jumlah mahasiswa asal Indonesia terutama dari UB yang akan melanjutkan ke UT.
UT tergolong sebagai universitas yang cukup maju di Belanda, dan saat ini menempati posisi ke-135 dalam peringkat universitas dunia atau University Global Matrix.

 

Source : http://prasetya.brawijaya.ac.id/apr08.html#twente  (21 April 2008)